Comedy, Indie and Creativity

Comika

Selebrita

Gen Z

Indie

Video

Jumat, 13 Februari 2026

Ceritakan Tentang Kehilangan Kasih Dan Kehilangan Arah, Reconcile Rilis EP Left Me Lost




Loetju.idMalang, 13 February 2026 – Unit emo/alternative asal Malang, Reconcile, resmi merilis EP terbaru bertajuk Left Me Lost. EP ini menjadi penanda fase reflektif Reconcile, menghadirkan narasi tentang kehilangan kasih sayang, keterasingan diri, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup, dikemas lewat materi yang mengawang, abrasif namun emosional. Secara garis besar, Left Me Lost berbicara tentang kondisi batin seseorang yang kehilangan figur kasih sayang, lalu perlahan kehilangan pegangan atas dirinya sendiri. Tema ini menjadi benang merah dari keseluruhan EP, menghadirkan suasana lengang, rapuh, dan penuh pertanyaan serta keresahan yang dekat dengan pengalaman banyak orang.

“Secara tema, Left Me Lost bercerita tentang seseorang yang kehilangan kasih sayang, lalu ikut kehilangan dirinya sendiri, dan berada di fase kebingungan tanpa benar-benar tahu ke mana harus melangkah,” jelas Dava.
EP Left Me Lost dirilis di bawah naungan Haum Entertainment dengan Reconcile bertindak sebagai produser. Proses rekaman dilakukan di Rc:en Studio Recording, kecuali vokal lagu “Keep Us Alive” yang direkam di W8 Project Studio. Engineering ditangani oleh Nabil Zuhdi Prasetya, sementara proses mixing dan mastering dilakukan di W8 Project Studio oleh Yudhistiro Lilo P. Penulisan lirik dikerjakan oleh Dava Hendra Firmansyah dan Chelsey Agustine, dengan komposisi lagu yang digarap bersama Zidane Marvelo dan Nabil Zuhdi Prasetya. Untuk visual, artwork dan tata letak sampul EP ini dikerjakan oleh Adored Studio. 

“EP Left Me Lost kami garap sejak Juli sampai Desember 2025. Prosesnya memang terasa lebih lambat karena kami harus menyesuaikan waktu dengan gitaris kami, Nabil, yang sedang kuliah di Taiwan, sehingga sebagian proses rekaman dilakukan secara jarak jauh,” tutur Dava
EP Left Me Lost digarap dalam rentang waktu Juli hingga Desember 2025 dengan proses produksi yang tidak sepenuhnya berjalan secara konvensional karena perbedaan jarak dan zona waktu personil-personil yang kuliah di luar negeri. Ke depan, Reconcile belum mengunci langkah pasti pasca-rilis EP ini, namun keinginan untuk terus bergerak tetap ada.

“Untuk rencana setelah EP ini sebenarnya belum ada yang benar-benar fix, tapi keinginan untuk membuat materi lagu baru dengan konsep yang lebih berbeda itu sudah ada. Untuk sementara, kami ingin lebih aktif menjajaki gigs-gigs live,” tutup Dava.
EP Left Me Lost kini sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform pada 13 Februari 2026. Rayakan malam sebelum Valentine dengan EP Left Me Lost, sebuah pengantar sunyi bagi mereka yang pernah kehilangan kasih sayang, kehilangan arah, dan masih berusaha menemukan diri di tengah kebingungan.-Haum, Alfan-

Reconcile is an Emo/Alternative Rock unit from Malang, Indonesia which is currently fronted by Dava (vocals/guitar), Nabil (guitar), Zidane (bass), and Chelsey (drums). Starting from a friendship bound by a love of the same music, namely emo/post hardcore, the band’s sound characteristics were inspired by Title Fight and Movements, which became the reason for the formation of Reconcile in 2023. Reconcile has independently released their debut EP entitled Faint Reflection in 2024. In 2025, starting with the maxi single "Drowned in Static", Reconcile with a new formation is now releasing new EP Left Me Lost on 13 February 2026.

 

Kamis, 12 Februari 2026

Peraukertas Mengeksplorasi Retrowave di Single Baru “13 Tahun”


 

Loetju.idPeraukertas kembali merilis karya  terbaru berjudul “13 Tahun”, yang resmi dirilis pada 13 Februari  2026. Lagu ini menjadi single kedua Peraukertas di bawah naungan POPS Music, sekaligus single perdana mereka di tahun 2026, melanjutkan langkah setelah perilisan Make It Right. 

Diproduseri oleh Wawan Eliawan dan diproduksi di 45 Movement Studio, 13 Tahun menghadirkan perkembangan signifikan dalam eksplorasi musikal Peraukertas. Lagu ini mengusung nuansa retrowave/synthwave yang atmosferik, menjadi sentuhan baru yang lahir dari sudut pandang kreatif sang produser, tanpa menghilangkan karakter emosional khas Peraukertas.
 
Secara lirik, 13 Tahun berangkat dari pengalaman personal Candra Kim, vokalis sekaligus penulis lagu Peraukertas. Lagu ini mengisahkan perjalanan panjang sebuah hubungan tentang bertahan, kelelahan, kegagalan yang disadari terlambat, hingga akhirnya menerima bahwa berakhirnya sebuah perjalanan tidak selalu berarti kekalahan. Lirik seperti “terlambat benahi dua hati ini” dan “ini bukan sepenuhnya kegagalan” menjadi refleksi tentang kedewasaan emosional dan keikhlasan. 

Sebagai bagian dari rangkaian perilisan, Peraukertas juga menggelar live stream selama 13 jam menjelang rilis 13 Tahun. Siaran ini berlangsung pada 12 Februari 2026 pukul 11.00 siang hingga 13 Februari 2026 pukul 01.00 dini hari, disiarkan secara simultan melalui youtube, Instagram, dan tiktok Peraukertas. 

Live stream tersebut dibagi ke dalam 13 segmen dan menghadirkan 13 bintang tamu dari berbagai latar belakang, mulai dari konten kreator musik, musisi, hingga pelaku industri hiburan. Program ini dirancang sebagai ruang obrolan, berbagi cerita, dan perayaan proses kreatif yang selaras dengan semangat lagu 13 Tahun tentang perjalanan panjang, refleksi, dan makna bertahan. 

Dengan 13 Tahun, Peraukertas menegaskan fase baru mereka di 2026 yang lebih dewasa secara narasi, lebih berani secara musikal, dan lebih dekat secara emosional dengan pendengarnya. Single “13 Tahun” dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital mulai 13 Februari 2026.

Senin, 09 Februari 2026

Grup Idol JKT48 Rilis Single ke 27 Berjudul Andai 'Ku Bukan Idola

 


loetju.id - Pada 4 Feb 2026  JKT48 lewat kanal youtubenya merili Music Video terbaru berjudul Andai 'Ku Bukan Idola. Hingga  Senin tanggal 9 Februari 2026 video ini telah ditonton sebanyak 693.706 kali dan menjadi nomor  #2 musik Trending di tangga lagu.

"Andai 'Ku Bukan Idola" merupakan single ke 27 JKT48 dan kali ini dibawakan oleh:
- Angelina Christy
- Febriola Sinambela
- Fiony Alveria
- Freya Jayawardana
- Gita Sekar
- Grace Octaviani
- Greesella Adhalia
- Jessica Chandra
- Kathrina Irene
- Marsha Lenathea
- Michelle Alexandra
- Mutiara Azzahra



Sebagai informasi, JKT48 adalah grup idola (idol group) wanita pertama di Indonesia sekaligus sister group resmi dari AKB48 Jepang yang dibentuk pada tahun 2011. Berbasis di Jakarta, grup ini mengadopsi konsep "idola yang dapat Anda jumpai setiap hari" dengan pertunjukan rutin di teater mereka di fX Sudirman. JKT48 terkenal dengan lagu-lagu ceria, tarian energik, dan interaksi erat dengan penggemar. 

Lewat diskipsi di channel youtube, akun JKT48 juga memberikan akses  #JKT48FreeToPlay lewat Google Drive.

#JKT48FreeToPlay adalah sebuah wadah di mana para fans dan pendukung JKT48 dapat berkreasi bersama-sama untuk merayakan rilisnya Single JKT48.

Para fans dan pendukung JKT48 dapat mengakses dan menggunakan materi-materi yang dibagikan, dengan ketentuan yang ditentukan.

#JKT48FreeToPlay bisa akses di klik di sini.

“Static Mind”, Perkenalan Jujur Blind Phase Tentang Pikiran yang Tak Pernah Diam

 


Loetju.idMalang, 6 Februari 2026 - Blind Phase, unit pop-punk pendatang baru asal Kota Malang, resmi memperkenalkan diri ke dunia musik melalui single perdana mereka berjudul “Static Mind”. Lagu ini menjadi rilisan pertama Blind Phase dan akan menjadi pembuka menuju EP yang tengah mereka persiapkan. “Static Mind” menceritakan tentang kondisi mental yang penuh kebisingan, ketika pikiran terus berputar antara emosi naik dan turun tanpa jeda. 

Lagu debut ini menggambarkan perasaan terjebak dalam kekacauan batin, di mana kabar baik maupun buruk terasa sama-sama mengganggu, hingga akhirnya muncul keinginan untuk berhenti sejenak, menenangkan diri, dan menghadapi semua dengan lebih jujur. Melalui lagu ini, Blind Phase menyampaikan proses penerimaan terhadap kekacauan tersebut sebagai bagian dari hidup, bukan untuk dilawan, melainkan dipahami.

Meski tergolong band baru, Blind Phase beranggotakan musisi yang sebelumnya telah aktif di berbagai band di Malang Raya. Blind Phase diperkuat oleh Aldy sebagai vokalis (Costive, Dominance), Andrian sebagai gitaris (Enamore, Hallway), Lilo sebagai gitaris (The Polar Bears), Reyhan sebagai basis (Grey, Costive) serta Kelvin sebagai drummer (Limbo). Meskipun berasal dari band-band dengan genre berbeda, perbedaan latar belakang tersebut justru membentuk warna baru yang solid dalam identitas Blind Phase. 

Single “Static Mind” ditulis oleh Aldy dan diproduseri oleh Lilo sendiri di W8 Project Studio miliknya. Dan juga untuk mixing & mastering single ini juga diproduksi sendiri olehnya. Diproduksi pada pertengahan Desember 2025. Blind Phase akan merilis single “Static Mind” pada Awal bulan Februari tahun 2026. 

Dengan balutan musik pop-punk yang enerjik namun emosional, “Static Mind” menjadi pernyataan awal Blind Phase tentang arah musikal mereka ke depan. Single ini bukan hanya perkenalan, tetapi juga fondasi cerita yang akan dikembangkan lebih jauh dalam format EP. Single “Static Mind” akan segera tersedia di seluruh platform streaming digital sebagai langkah awal perjalanan Blind Phase di industri musik.

Sabtu, 07 Februari 2026

Mahasiswa KKN Tematik Undip Lakukan Pembuatan Kaldu Dari Ayam Kampung

 

Loetju.id - Mahasiswa KKN Tematik Undip Lakukan Pembuatan Kaldu Dari Ayam Kampung
Pada hari Jumat, 6 Februari, bertempat di Rumah Bu RT 2, telah dilaksanakan kegiatan praktik pembuatan kaldu dari ayam kampung yang diikuti oleh peserta ibu PKK RW 5 Kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam memanfaatkan ayam kampung yang menghasilkan kaldu yang lebih sehat dan tanpa pengawet.

Kegiatan disampaikan Fathan Umar Rabbani diawali dengan penjelasan materi mengenai cara pembuatan kaldu dari ayam kampung dan tahapan proses pembuatannya. Pembuatan kaldu dari ayam kampung dilakukan dengan merebus bagian ayam seperti tulang, daging, dan kulit dalam air bersih pada suhu rendah hingga sedang selama beberapa jam. Proses perebusan ini bertujuan mengekstrak zat gizi dan senyawa rasa alami, seperti protein terlarut, kolagen, mineral, dan asam amino, sehingga menghasilkan kaldu yang kaya cita rasa dan nilai gizi.

Kaldu ayam kampung dapat diperkaya dengan rempah alami seperti jahe, bawang putih, dan daun salam untuk meningkatkan aroma serta manfaat kesehatan. Produk kaldu ini berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional rumah tangga maupun produk olahan bernilai tambah yang mendukung ketahanan pangan dan diversifikasi usaha berbasis lokal.


Hal ini ditambahkan oleh Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si. bahwa Kaldu yang bersumber dari ayam kampung berperan sebagai sumber pangan bergizi yang kaya protein terlarut, asam amino, kolagen, serta mineral penting yang mudah dicerna tubuh. Kandungan gizi tersebut bermanfaat dalam mendukung daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan kesehatan, serta meningkatkan kualitas konsumsi pangan keluarga. Selain manfaat gizi, pembuatan kaldu ayam kampung juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui diversifikasi produk olahan hasil ternak. Pemanfaatan ayam kampung sebagai kaldu mendukung ketahanan pangan lokal, mengurangi limbah hasil pemotongan, serta mendorong pengembangan pangan fungsional berbasis potensi sumber daya desa.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif bertanya selama proses praktik berlangsung. Diharapkan melalui kegiatan KKN Tematik 1 TIM 15 UNDIP  2026, peserta dapat menerapkan pembuatan kaldu organik secara mandiri untuk mendukung kesehatan dan kemandirian pangan.


Editor:
Achmad Munandar

Kamis, 05 Februari 2026

Born in February WUSS Bercerita tentang Tumbuh di Tengah, Bertahan Tanpa Tepuk Tangan

 


Loetju.idMalang, 6 Februari 2026 - Setelah merilis “Where It Begins” pada 2025, WUSS kembali memperkenalkan “Born in February”, sebuah karya yang lahir dari ruang di antara sorak dan kekacauan, di antara yang diagungkan dan yang sering terlewatkan. Ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, lagu ini menjadi pengakuan personal tentang tumbuh sebagai “anak kedua”: bukan bayangan, bukan pengganti, namun kerap diperlakukan sebagai jeda yang mudah dilupakan. Melalui lagu ini, Sabiella Maris (vokal, gitar), Brilyan Prathama Putra (vokal, gitar), Rara Harumi (bass), dan Rufa Hidayat (drum) menolak anggapan bahwa urutan adalah identitas, dan menegaskan bahwa bertahan seringkali membutuhkan tenaga yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi yang pertama. Single “Born in February” akan rilis di semua DSP pada 06 Februari 2026.

“Anak kedua lahir di tengah dua dunia - satu riuh penuh sorak, satu lagi kacau dan nggak pernah benar-benar rapi. Sering kali posisinya cuma dianggap lewat. Bagi anak kedua, ‘second’ itu cuma urutan, bukan identitas,” kata Brilyan.

Single “Born in February” menghadirkan sudut pandang tentang posisi kedua yang hidup di bawah perbandingan tanpa akhir, ketika suara kerap tenggelam oleh yang dianggap lebih utama dan mudah diterima. Alih-alih meminta maaf karena berbeda, WUSS justru merayakan keganjilan itu - liar, lentur, dan sulit dipatok—sebagai sumber nyawa lagu ini, yang bertumpu pada keberanian untuk terus bergerak meski dunia sesekali memalingkan muka. Bagi WUSS, “kedua” bukan cerita tentang kalah cepat, melainkan tentang bertahan lebih lama: tumbuh tanpa tepuk tangan, tetap berani menatap langit, dan menemukan ruang paling jujur untuk menjadi diri sendiri. Lewat lagu ini, WUSS menegaskan sikap untuk tidak menjadi salinan atau berjalan di jalur aman demi diterima, seraya mengingatkan bahwa “kedua” hanyalah angka - bukan identitas - sekaligus penanda baru tentang ketahanan dan keberanian untuk terus bermimpi, bahkan ketika dunia memilih untuk tidak melihat. 

Proses produksi “Born in February” berlangsung kurang lebih selama satu bulan, dimulai sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Lagu ini ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, dengan lirik yang digarap oleh Sabiella Maris. Proses komposisi melibatkan seluruh personel - Sabiella Maris, Brilyan Prathama Putra, Rara Harumi, dan Rufa Hidayat - yang bersama-sama merangkai dinamika emosional lagu ini menjadi satu kesatuan utuh.

Saat ini, WUSS juga tengah mempersiapkan album penuh yang akan menjadi kelanjutan dari rilisan single mereka. Album tersebut direncanakan berisi 12 lagu, dengan satu single terakhir yang akan dirilis sebagai pengantar sebelum album resmi diluncurkan. Menariknya, single penutup menuju album ini akan melibatkan kolaborasi dengan musisi di luar Jawa Timur. WUSS berharap seluruh prosesnya dapat berjalan lancar dan album ini bisa segera diperkenalkan ke publik.
“WUSS saat ini tengah menyiapkan album penuh berisi 12 lagu, dengan satu single terakhir sebagai pengantar menuju perilisan album, termasuk kolaborasi dengan musisi di luar Jawa Timur. Doakan kelancaran proyek kami ini ya,” ujar Sabiella.

Single “Born in February” sudah dapat didengarkan di seluruh platform digital (DSP) mulai 6 Februari 2026. Jangan lewatkan dan dengarkan pernyataan terbaru dari WUSS di platform streaming musik pilihan Anda.-alfan-

Tentang Wuss
Wuss adalah sebuah proyek musik yang beranggotakan Brilyan Prathama (ex Humi Dumi, Nonanoskins), Sabiella Maris (Closure), Rara Harumi, dan Rufa Hidayat (Remissa, Inheritors). Wuss berawal dari "Lunar", single pertama Wuss yang telah lama digarap Brilyan namun hanya tersimpan di hard disk-nya. Hingga akhirnya, ia bertemu dengan Sabiella Maris, solois sekaligus gitaris Masurai. Merasa memiliki kecocokan musikal, Brilyan dan Sabiella memutuskan untuk membentuk grup musik dengan mengajak Rufa Hidayat sebagai drummer dan Rara Harumi sebagai bassis. WUSS menawarkan musik indie-rock fuzzy yang dapat digambarkan sebagai perpaduan overdrive yang manis dan menggelegar serta tempo drum yang mampu mengajak siapapun untuk bernyanyi bersama atau melakukan stage diving. Wuss akhirnya merilis EP perdana mereka, We Undercover Super Softy. Setelah EP tersebut, single baru "Where It Begins" kini tersedia di semua DSP.

Trisouls Lepas Single Upbeat Bernuansa 90-an “Sementara atau Selamanya”

 



Loetju.idTrisouls kembali merilis single terbaru berjudul “Sementara atau Selamanya”, sebuah lagu pop romantis dengan aransemen menyenangkan dan upbeat, dibalut sentuhan nuansa 90-an yang hangat dan nostalgik. Lagu ini menangkap momen paling jujur dalam sebuah hubungan - saat perasaan hadir begitu nyata, namun jawabannya belum ingin ditentukan.

Diciptakan oleh Sajiva, “Sementara atau Selamanya” bercerita tentang debar hati yang muncul dari hal sederhana, seperti senyuman manis, hingga gejolak asmara yang membuat dunia terasa hanya milik berdua. Dari rasa kagum yang terpendam, kegugupan saat ingin mengungkapkan perasaan, hingga keyakinan bahwa cinta sejati layak diperjuangkan, lagu ini mengalir jujur dan dekat dengan pengalaman banyak orang.

Secara musikal, Trisouls menghadirkan aransemen ceria khas mereka—ringan, optimistis, dan mudah diingat. Nuansa pop romantis era 90-an terasa kuat, namun dikemas dengan sentuhan modern yang relevan dengan pendengar hari ini. Reffrain-nya menggambarkan sensasi melayang, seolah atmosfer tak lagi mampu menahan perasaan yang menguat, mengajak pendengar menikmati keindahan momen tanpa harus terburu-buru menentukan akhir cerita.

Melalui “Sementara atau Selamanya”, Trisouls menegaskan bahwa tidak semua cinta harus segera memiliki jawaban. Terkadang, keberanian terbesar adalah memberi ruang bagi rasa untuk tumbuh - entah itu hanya sementara, atau ternyata bertahan selamanya.

Single “Sementara atau Selamanya” telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Rabu, 04 Februari 2026

Indra Dinda Hadirkan Cerita Berbeda Lewat Video Klip “Turun Di Sini Dulu”

 

Loetju.idDalam rangka persiapan album perdana, usai merilis single pertama “Tanggal Biru” pada Februari 2024 dan single kedua “Selalu Ada, Meski Tiada” pada Oktober 2025, Indra Dinda kini merilis single ketiga berjudul “Turun Di Sini Dulu” pada 30 Januari 2026. Ini adalah rangkaian rilis Inda Dinda dalam rangka progres album perdana yang rencananya akan dirilis sekitar pertengahan tahun 2026.

Berbeda dari dua single sebelumnya, lagu “Turun Di Sini Dulu” mengambil inspirasi aransemen dari musik-musik pop alternatif. Secara konsep album, Indra Dinda memang memilih pendekatan aransemen yang beragam, menyesuaikan karakter musikal dengan tema lirik di setiap lagunya.

Dalam proses produksinya, mulai dari tracking, mixing, hingga mastering, “Turun Di Sini Dulu” dikerjakan secara mandiri oleh Indra Dinda di studio rumahnya, dengan bantuan sejumlah session player. Ada Favian pada gitar, Gea Eine pada keyboards, Reza Triadi pada drums, serta Arga pada saksofon. Sementara itu, part bass, mixing, dan mastering sepenuhnya ditangani oleh Indra sendiri.

Selain dirilis dalam format audio, Indra Dinda juga merilis music video pada hari yang sama. Menggandeng Qich Terror sebagai director dan Qich Management sebagai rumah produksi, video klip ini mengangkat narasi yang selaras dengan tema lirik lagunya: sepasang kekasih yang menikmati adrenalin pacaran diam-diam.

Music video “Turun Di Sini Dulu” turut menghadirkan sejumlah cameo dari teman-teman influencer Malang Raya, di antaranya Pak Antono, Ruru, Modegila ‘Gendut’, Rizky Boncell, Vera Karina, serta special guest Cipheng dari Begundal Lowokwaru.

Semoga melalui rilisan ini, Indra Dinda bisa membuat para pendengarnya merasakan hal yang baru setiap mendengar lagu-lagunya, sehingga album perdana nanti akan benar-benar dinantikan hasil akhirnya.

Tentang Indra Dinda
Indra Dinda adalah duo musik indie pop yang berbasis di Kota Malang dan Surabaya. Keduanya bertemu di ajang Indonesian Idol 2014 dan sampai sekarang aktif bermusik bersama sebagai pasangan suami-istri. Indra Dinda menciptakan dan memproduksi sendiri lagu-lagu di studio rumah mereka, menyebarkan cinta ke seluruh pendengarnya.

Senin, 26 Januari 2026

Penguatan Keterampilan Kader PKK Kampung Karanganyar Melalui Pembuatan Jamu Fermentasi dari Temulawak, Jahe, dan Kunyit untuk Ayam Kampung

 


Loetju.idPada hari Minggu, 25 Januari 2026 bertempat di rumah Bu Asih RT 01 RW 05 Kampung Karangayar telah dilaksanakan kegiatan praktik pembuatan Jamu Fermentasi dari Temulawak, Jahe, dan Kunyit untuk Ayam Kampung yang diikuti oleh peserta ibu PKK RT 01 RW 5 Kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman toga seperti temulawak, jahe, dan kunyit yang berada di lingkungan sekitar sebagai jamu fermentasi alami untuk ternak ayam kampung. Jamu fermentasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang aman, murah dan mudah dibuat sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ayam kampung serta mengurangi ketergantungan  terhadap obat kimia.

Kegiatan diawali dengan penjelasan materi mengenai pengertian jamu fermentasi, manfaatnya bagi ayam kampung, serta fungsi masing-masing bahan herbal. Selanjutnya, peserta melakukan praktik langsung mulai dari persiapan bahan, proses pencucian dan pemotongan, penghalusan menggunakan blender. Kemudian pencampuran dengan EM4, gula merah, dan air lalu dilakukan fermentasi selama 3-4 hari.

Materi yang disampaikan Shella Ayu Novita mengenai manfaat temulawak memiliki kandungan utama Curcuma xanthorrhiza dan minyak atsiri sebagai peningkat nafsu makan, jahe memiliki kandungan utama gingerol dan shogaol untuk menghangatkan tubuh ayam, kunyit memiliki kandungan kurkumin dan desmetoksikumin yaitu sebagai meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas).


Hal ini ditambahkan oleh Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si. bahwa jamu fermentasi dari jahe, kunyit, dan temulawak merupakan ramuan herbal alami yang difermentasi dan digunakan sebagai suplemen pakan/minum untuk ayam kampung guna meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Jahe, kunyit, dan temulawak mengandung senyawa aktif seperti kurkumin, gingerol, dan xanthorrhizol yang bersifat antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Melalui proses fermentasi, senyawa tersebut menjadi lebih mudah diserap tubuh serta menghasilkan mikroba baik yang membantu memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Pemberian jamu fermentasi dapat meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, memperkuat sistem imun, dan membantu ayam lebih tahan terhadap penyakit. Dengan demikian, jamu fermentasi herbal merupakan alternatif alami pengganti antibiotik sintetis yang aman dan ramah lingkungan untuk pemeliharaan ayam kampung.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif bertanya selama proses praktik berlangsung. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat menerapkan jamu fermentasi secara mandiri untuk mendukung kesehatan pada ayam kampung.

Kegiatan yang dilakukan oleh   KKN Tematik 1  TIM 15 UNDIP  2026 dilaksanakan untuk mendorong masyarakat yang produktif dan mandiri dalam meningkatkan pertanian organik berkelanjutan.



Editor:
Achmad Munandar

Rabu, 21 Januari 2026

Harga Laptop ASUS Zenbook A14 & A16 Generasi Baru AI PC Terbaik 2026

 



Loetju.idLaptop Zenbook seri A14 dan A16 dari ASUS kembali hadir dengan teknologi terbaru yang siap mendukung produktivitas para profesional dan perusahaan di tahun 2026. Dengan membawa fitur AI dan desain premium, kedua model ini menawarkan performa unggulan serta kepraktisan yang dibutuhkan oleh pengguna masa kini. 

Saat ini, kebutuhan laptop tidak hanya soal spesifikasi tinggi, tetapi juga efisiensi dan kemampuan mendukung berbagai aktivitas kerja modern. ASUS Zenbook A14 dan A16 mampu menjadi solusi ideal dengan berbagai opsi konfigurasi yang tentunya mengikuti perkembangan teknologi AI terbaru.

Keunggulan ASUS Zenbook A14 dan A16 untuk Profesional dan Perusahaan

Untuk Anda yang membutuhkan perangkat andal, Zenbook A14 dan A16 menawarkan kelebihan yang patut dipertimbangkan. Keduanya hadir dengan desain ringkas, bobot ringan, dan layar besar yang nyaman untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.


1. Performa Tinggi untuk Beragam Kebutuhan
Zenbook A14 dan A16 didukung oleh memori DDR5 SO-DIMM yang tersedia dalam pilihan 8GB hingga 32GB, serta storage SSD PCIe 4.0 berkapasitas mulai dari 256GB hingga 2TB. Pilihan ini memungkinkan Anda menjalankan aplikasi berat, multitasking, hingga penyimpanan data besar tanpa hambatan.


2. Fitur Konektivitas Lengkap
Untuk menunjang fleksibilitas kerja, kedua seri ini dibekali berbagai port seperti USB 3.2 Gen 2 Type-A, Thunderbolt 4, HDMI 2.1, dan audio combo jack. Selain itu, laptop ini sudah menggunakan Wi-Fi 6E dan Bluetooth terbaru untuk koneksi nirkabel yang lebih cepat dan stabil.


3. Layar Nyaman dan Kualitas Audio Canggih
Zenbook A14 dan A16 memiliki layar dengan resolusi tinggi dan dukungan teknologi AI untuk visual yang tajam dan nyaman di mata, cocok untuk presentasi maupun desain grafis. Di sisi audio, dukungan Dolby Atmos dan AI noise-canceling memberikan kualitas suara jernih untuk video conference dan hiburan.


4. Baterai Tahan Lama dan Bobot Ringan
Zenbook A14 dan A16 memiliki pilihan baterai dengan kapasitas hingga 90WHrs yang mampu menunjang aktivitas seharian tanpa khawatir kehabisan daya. Desainnya yang ringan, mulai dari 1,29 kg sampai 1,40 kg, memudahkan mobilitas Anda dalam bekerja.


5. Keamanan dan Fitur Tambahan
Kedua laptop ini juga dilengkapi dengan kamera FHD untuk autentifikasi Windows Hello, dan berbagai aplikasi bawaan dari ASUS yang membantu memaksimalkan pengalaman pengguna, seperti MyASUS dan AI ExpertMeet.

ASUS Zenbook A14 dan A16 hadir sebagai generasi baru AI PC yang menawarkan kombinasi kinerja tinggi, desain tipis dan ringan, serta fitur lengkap yang pas untuk kebutuhan profesional dan perusahaan. Dengan spesifikasi yang fleksibel dan teknologi terkini, kedua laptop ini siap menemani aktivitas kerja dan kreativitas Anda di tahun 2026. ASUS Zenbook A14 dijual dengan harga Rp 14.999.000, sedangkan ASUS Zenbook A16 dibanderol dengan harga sekitar Rp 20.000.000.

Kalau kamu sedang mencari perangkat yang bisa mendukung produktivitas dan gaya hidup modern, ASUS punya banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Kunjungi laman resmi ASUS dan temukan perangkat terbaik untuk aktivitasmu di tahun yang baru.

Comika

Politika

Gen Z